Cara Investasi yang Baik Agar Untung Berlipat Ganda

Berinvestasi tak hanya soal menyimpan dana dan memastikan dana tersebut bisa berkembang dengan memperoleh keuntungan. Aspek keamanan dan manfaat juga harus diperhatikan. Aspek keamanan bisa Anda penuhi dengan memastikan Anda berinvestasi di pihak yang telah terdaftar resmi di Otoritas Jasa Keuangan, dan memperhatikan tingkat resiko yang dimiliki oleh jenis investasi. Apakah dengan resiko-resiko yang ada Anda bisa menghandlenya, atau mungkin Anda memilih jenis investasi dengan resiko lebih rendah karena menurut Anda lebih aman.

Tidak ada yang salah, tergantung keinginan dan prioritas para investor. Namun yang harus juga diperhatikan adalah besar keuntungan yang diperoleh dan manfaat investasi yang diberikan. Keuntungan yang diperoleh berpatokan dari berapa persen dari jumlah dana yang Anda simpan dapat berkembang dalam jangka waktu tertentu, dan apakah manfaat yang diberikan untuk Anda dan bisa juga lingkungan sekitar Anda. Ada jenis investasi yang juga memiliki manfaat sosial ekonomi yakni membantu meratakan ekonomi masyarakat, melalui investasi finansial P2P lending atau peer to peer lending.

Peer to peer lending (P2P lending) adalah investasi online berbentuk pemberian pinjaman dari investor atau pemilik dana kepada peminjam melalui sebuah platform yang berfungsi sama seperti marketplace. Pilihan berinvestasi melalui platform P2P lending memberikan Anda kemudahan investasi dengan segala prosesnya yang berbasis digital, bisa diakses melalui gawai Anda. Investasi jenis ini juga memberikan keuntungan yang banyak melalui bunga yang diterapkan per tahun kepada peminjam hingga 35% dari modal awal. Dana Anda akan diangsur secara bulanan dan dengan sistem uang yang tidak mudah ditarik membuat Anda lebih mudah mengatur keuangan Anda dalam berinvestasi.

Tidak seperti jenis investasi di bank yang memberikan Anda akses berupa kartu ATM yang membuat Anda bisa menarik uang kapan saja dan dimana saja, investasi pada platform P2P lending ini menghindarkan Anda dari pengeluaran yang berlebih. Selain itu dengan cara ini Anda bisa lebih mudah mengatur keuangan investasi Anda, membuat likuiditas dana lebih tinggi, dan memonitor perkembangan dana investasi dengan lebih mudah.

Banyaknya platform investasi P2P lending di Indonesia membuat Anda harus selektif dalam memilih lembaga-lembaga penyedia layanan ini. Pastinya, Anda harus memilih platform yang terdaftar secara resmi di Otoritas Jasa Keuangan. Hingga saat ini ada 5 platform penyedia P2P lending yang telah terdaftar di OJK, yakni Amartha. Beragam platform tersebut menawarkan kemudahan investasi yang berbeda-beda. Anda bisa berinvestasi dengan dana minimal 50.000 rupiah dan berusia minimal 18 tahun. Ada juga platform yang memperbolehkan dana investasi minimal tersebut di atas namun harus menyediakan deposit awal sebesar 500.000. Di platform lain Anda bisa memulai investasi yang baik dengan memiliki uang minimal 100.000 rupiah.

Jaminan keamanan lain yang diberikan platform-platform P2P lending tersebut diantaranya fitur filter otomatis oleh sistem yang menyeleksi para calon peminjam sebelum profilnya bisa dilihat oleh para investor atau pemberi dana. Ada juga platform yang mengkhususkan diri di pendanaan usaha mikro, kecil dan menengah dengan return keuntungan bagi investor sebesar maksimal 17,5% per tahun. Untuk platform lainnya, menggunakan sistem rate dalam pemberian suku bunga. Platform tersebut meninjau terlebih dahulu besaran resiko pinjaman yang dimiliki oleh pihak peminjam yang kemudian menentukan ada di golongan mana pinjaman tersebut bisa dikenai bunga