6 Dampak Buruk Polusi Udara Dan Cara Mencegahnya

 

Polusi udara bisa menimbulkan berbagai dampak negatif entah pada manusia, makhluk hidup lain, maupun lingkungan. Polusi udara memang menjadi salah satu masalah besar bagi kesehatan manusia dan lingkungan. Bahkan, adanya anggapan bahwa polusi udara di luar ruangan tersebut merupakan penyebab kanker. Namun, kanker bukan satu-satunya penyakit atau gangguan kesehatan yang disebabkan polusi udara.

Emisi gas buang dari pembakaran mesin kedaraan transportasi darat merupakan salah satu sumber terbesar penyebab polusi udara di wilayah perkotaan. Berdasarkan laporan yang dikutip dari Conserve Energy Future, setidaknya polusi udara bisa menimbulkan 6 dampak buruk, seperti diantaranya masalah kesehatan manusia, pemanasan global, hujan asam, eutrofikasi, efek negatif pada hewan satwa liar, dan penipisan lapisan ozon.

Untuk lebih jelasnya, simak ulasan mengenai 6 dampak buruk polusi udara bagi manusia, makhluk hidup lain, dan lingkungan dibawah ini :

  1. Masalah Kesehatan

Dampak polusi udara sangat mengkhawatirkan karena bisa mempengaruhi pernafasan, jantung, bahkan menyebabkan kanker pada tubuh manusia. Anak-anak di daerah yang terpapar pencemaran udara bisa menderita asma dan pneumonia.

  1. Pemanasan Global

Efek langsung polusi udara adalah adanya perubahan langsung yang dialami seluruh dunia karena pemanasan global. Meningkatnya suhu di seluruh dunia menyebabkan permukaan laut meningkat dan pencairan es di daerah yang lebih dingin dan gunung es. Alhasil, terjadinya perpindahan bahkan hilangnya habitat bagi sebagian spesies hewan. Spesies tanaman di daratan dan diperairan juga turut terkena efek khususnya terhadap perubahan suhu.

  1. Hujan Asam

Selama proses pembakaran bahan bakar fosil seperti minyak bumi dan batu bara akan dilepaskannya gas berbahaya seperti Nitrogen Oksida dan Sulfur Oksida ke atmosfer. Ketika hujan, tetesan air akan bergabung dengan polutan udara tersebut lalu menjadi asam dan kemudian jatuh ke tanah dalam bentuk hujan asam. Hujan asam mampu menciptakan kerusakan besar pada manusia, hewan, maupun tanaman.

  1. Eutrofikasi

Eutrofikasi merupakan kondisi dimana sejumlah besar nitrogen didalam beberapa polutan bahan kimia berkembang di permukaan laut. Akibatnya, muncul ganggang yang menciptakan dampak buruk pada spesies ikan, tanaman, dan juga hewan.

  1. Efek Negatif Pada Satwa Liar

Selain manusia, hewan juga merasakan dampak buruk akibat polusi udara. Spesies satwa liar terpaksa pindah ke tempat baru akibat bahan kimia beracun di udara. Polutan beracun yang mengendap diatas permukaan air juga mampu mempengaruhi hewan laut.

  1. Penipisan Lapisan Ozon

Ozon berada di stratosfer bumi dan berfungsi untuk melindungi manusia dari sinar ultraviolet (UV) yang berbahaya. Menipisnya lapisan ozon mengakibatkan tembusnya sinar UV ke bumi serta menyebabkan masalah kulit dan mata.

Lantas, apa yang harus dilakukan untuk menghadapinya? Terdapat beberapa cara yang bisa dilakukan guna mencegah dampak buruk polusi udara tersebut, antara lain adalah :

  • Menggunakan bahan bakar yang ramah lingkungan, seperti yang disarankan PT. Pertamina dalam Program Langit Biru.
  • Menggunakan sarana transportasi umum guna mengurangi pencemaran udara akibat emisi gas buang kendaraan pribadi.
  • Menghemat energi dengan cara mengurangi penggunaan bahan bakar fosil yang akan dibakar.
  • Menggunakan energi bersih seperti matahari, angin, dan panas bumi yang mulai marak belakangan ini. Pemerintah berbagai negara telah berupaya mengajak warganya untuk menggunakan panel surya guna menekan polusi udara.
  • Menggunakan perangkat hemat energi karena dengan mengkonsumsi lebih sedikit listrik, maka dapat menurunkan tagihan biaya dan membantu mengurangi pencemaran.